Kamis, 10 Agustus 2023

Bluetooth untuk Sistem Keamanan: Yuk Cari Tahu Cara Kerjanya


Bluetooth sudah menjadi bagian dari kehidupan modern saat ini. Bluetooth memungkinkan berbagai perangkat saling terhubung secara nirkabel dalam jarak yang berdekatan. Jika dulu, bluetooth dikenal sebagai media untuk bertukar lagu dan video, saat ini bluetooth juga digunakan untuk menghubungkan smartphone dengan speaker atau laptop dengan mouse.

Namun, tidak hanya itu saja. teknologi ini juga memiliki peran penting dalam berbagai bidang sistem keamanan. Misalnya, Bluetooth dapat digunakan untuk mengontrol perangkat keamanan dan mengelola kredensial pada sistem akses kontrol. Selain itu, aplikasi teknologi ini juga dapat diterapkan dalam berbagai konteks keamanan lainnya.

Apa Itu Bluetooth?

Bluetooth adalah teknologi yang memungkinkan perangkat elektronik berkomunikasi melalui gelombang radio tanpa penggunaan kabel. Dengan menggunakan frekuensi gelombang radio, Bluetooth memfasilitasi transfer data dan kendali antar perangkat secara efisien.

Bluetooth terdiri dari dua jenis: Bluetooth Classic dan Bluetooth Low Energy (LE). Bluetooth Classic dan Bluetooth Low Energy (LE) adalah dua jenis Bluetooth yang tersedia saat ini. Meskipun keduanya sama-sama menghubungkan perangkat secara nirkabel, keduanya memiliki karakteristiknya masing-masing.

Bluetooth Classic adalah versi asli Bluetooth. Versi ini dirancang untuk penggunaan transfer data yang membutuhkan bandwidth tinggi, seperti transfer file berukuran besar atau streaming audio, dan juga untuk pencetakan mobile. Bluetooth Classic memiliki kecepatan transfer data sampai 2,1 megabit per detik (Mbps) dan jangkauan hingga 100 meter. Namun versi Bluetooth ini memerlukan energi yang besar, yang membuatnya kurang cocok dengan perangkat bertenaga baterai.

Mengapa Menggunakan Bluetooth?

Kelebihan terbesar Bluetooth adalah kemampuannya untuk menghubungkan perangkat tanpa kabel. Selain itu, Bluetooth juga sangat mudah digunakan. Cukup dengan menyalakan fitur Bluetooth-nya, perangkat dapat langsung terhubung. Bluetooth bersifat universal, memungkinkan semua perangkat dari berbagai merek dapat saling terhubung dengan mudah. Selain itu, Bluetooth sangat efektif dalam mengirimkan data ke beberapa perangkat secara bersamaan.

Sinyal Bluetooth relatif lemah, sehingga kemungkinan gangguan pada sinyal lain juga kecil. Bluetooth mengkonsumsi energi yang relatif sedikit, dan Bluetooth hanya beroperasi dalam jarak pendek.

Bagaimana Bluetooth Bekerja?

Cara kerja Bluetooth secara umum adalah menghubungkan dua perangkat agar terhubung satu sama lain melalui proses yang disebut pairing. Untuk melakukan pairing, pengguna cukup menekan tombol Bluetooth atau memilih opsi pengaktifan Bluetooth pada perangkat; perangkat akan memulai proses pairing.

Jaringan Bluetooth membentuk sebuah topologi dinamis yang disebut piconet, yang mengandung setidaknya dua dan paling banyak delapan perangkat Bluetooth. Perangkat-perangkat tersebut terhubung dengan protokol jaringan yang sesuai dengan spesifikasi Bluetooth. Jangkauan sinyal Bluetooth termasuk pendek. Awalnya, Bluetooth hanya dirancang untuk koneksi nirkabel berkecepatan rendah, meskipun kemajuan teknologi telah meningkatkan kemampuannya dari tahun ke tahun.

Penggunaan Bluetooth dalam Sistem Keamanan

Penggunaan teknologi Bluetooth telah banyak digunakan di berbagai bidang, salah satunya adalah bidang sistem keamanan. Ada sejumlah sistem keamanan yang memanfaatkan teknologi Bluetooth, misalnya, sistem keamanan rumah berbasis Bluetooth.

Sistem keamanan rumah berbasis Bluetooth biasanya terdiri dari kontrol panel dan berbagai sensor untuk memantau pintu, jendela, detektor gerakan, detektor asap, dan lain sebagainya. Sistem keamanan rumah berbasis Bluetooth menawarkan kemudahan dalam mengontrol perangkat keamanan rumah dengan sekali sentuhan tanpa perlu menghampiri setiap perangkat.

Selain itu, teknologi Bluetooth juga diterapkan pada kunci pintu rumah digital. Melalui penggunaan teknologi Bluetooth, kunci pintu tersebut dapat dihubungkan dengan perangkat lain, seperti smartphone, tanpa memerlukan koneksi kabel. Dengan demikian, penghuni rumah dapat mengontrol pintu mereka secara nirkabel.

Teknologi Bluetooth juga digunakan dalam sistem akses kontrol. Sistem akses kontrol Bluetooth berfungsi dengan memanfaatkan pendeteksian sinyal Bluetooth oleh reader. Saat pengguna mendekati pintu, reader akan menerima sinyal Bluetooth yang dipancarkan dari perangkat yang dipegang pengguna, contohnya smartphone. Reader akan mengirimkan sinyal tersebut ke sistem untuk diverifikasi. Apabila verifikasi berhasil, sistem akses kontrol akan memerintahkan pintu untuk membuka sehingga pengguna dapat melewatinya.

LumbaTech menyediakan solusi, perangkat, serta jasa instalasi dan setting sistem keamanan berbasis Bluetooth untuk berbagai tempat. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk mendapatkan solusi sistem keamanan berbasis Bluetooth sesuai dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. LumbaTech selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan jasa yang LumbaTech sediakan dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk disabilitas.

Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat Lumba dapat menghubungi bagian pemasaran LumbaTech melalui nomor WA 0811 880 901. Kami berkomitmen bahwa Sahabat Lumba yang membeli produk sistem keamanan dari LumbaTech akan mendapatkan produk asli, berkualitas, handal, serta pelayanan purna jual yang baik.

Bagaimana Fluke Network Cable Test Bekerja?

Dalam instalasi sistem akses kontrol, penting sekali memastikan bahwa jaringan kabel yang telah terpasang berfungsi dengan baik, karena koneksi kabel yang andal menjadi kunci dari keandalan sistem kontrol akses. Jika menggunakan kabel yang kurang berkualitas, sistem kontrol akses dapat mengalami kendala dalam operasinya. Oleh karena itu, langkah pengujian kabel pada sistem kontrol akses menjadi tahap yang krusial sebelum digunakan oleh pengguna.

Salah satu pengujian kabel yang selalu Lumbatech gunakan saat mengerjakan instalasi sistem akses kontrol ialah Network Cable Test yang menggunakan perangkat buatan Fluke Networks. Dalam artikel ini, Lumbatech akan membahas lebih detail tentang Network Cable Test menggunakan perangkat dari Fluke Networks.

Apa Itu Fluke Network Cable Test?

Fluke Network Cable Test merujuk pada pengujian kabel jaringan dengan menggunakan perangkat Fluke Versive CableAnalyzer, sebuah produk yang berasal dari perusahaan Fluke dari Amerika Serikat. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan instalasi jaringan kabel ethernet sebelum diserahkan kepada pengguna akhir. Secara garis besar, pengujian ini akan menunjukkan apakah jaringan tersebut dinyatakan berhasil (PASS) atau tidak (FAIL). Jika dinyatakan PASS, maka hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada lagi masalah dalam jaringan tersebut, sedangkan jika dinyatakan FAIL, maka jaringan kabel terindikasi bermasalah.

Fluke Network Cable Test sering digunakan dalam proyek pemasangan kabel atau pekerjaan pemecahan masalah di berbagai lokasi seperti pabrik, gudang, pusat data, kantor pemerintah, rumah sakit, dan tempat lainnya. Pengujian ini terkenal dengan hasil yang akurat dan dapat diandalkan. Fluke Network Cable Test yang biasanya dilakukan oleh Lumbatech menggunakan perangkat Fluke Networks DSX-Series karena produk ini memiliki kualitas yang tinggi.

Bagaimana Cara Kerja Fluke Network Cable Test?

Pengujian kabel jaringan menggunakan Fluke Network Cable Test melibatkan beberapa langkah berikut. Ujung kabel dipasangkan dengan perangkat penguji. Ujung pertama terhubung ke perangkat Main dan ujung lainnya terhubung ke perangkat Remote. Sinyal akan merambat melalui kabel dari perangkat Main menuju perangkat Remote, dan kembali lagi ke Main. Perangkat pengujian akan mendapatkan data hasil pengujian kabel. Data tersebut perlu diolah menggunakan perangkat lunak khusus bernama LinkWare sebelum hasil pengujian dapat diperoleh.

Parameter Apa yang Dites Menggunakan Fluke Network Cable Test

Ada beberapa parameter yang dapat diujikan dalam Fluke Network Cable Test di antaranya:

- Wiremap

Parameter ini untuk mengidentifikasi masalah-masalah pada kabel yang sifatnya fisik, contohnya: instalasi socket pada ujung kabel, korsleting pada kabel, dan lain sebagainya.

- Propagation Delay

Berapa lama waktu pengiriman sinyal dari ujung kabel ke ujung kabel yang lain, yang diukur dalam satuan milidetik, nanodetik, atau pikodetik.

- Delay Skew

Perbedaan Propagation Delay antara hasil tercepat dan terlambat, biasanya berkisar antara 25 sampai 30 nanodetik dalam kabel sepanjang 100 meter.

- Insertion Loss

Parameter ini mengindikasikan jumlah sinyal yang hilang pada akhir sebuah jaringan. Parameter ini biasanya dinyatakan dalam satuan dB dengan tanda negatif (-). Semakin panjang frekuensi dan kabel, nilai hasilnya juga akan semakin besar.

- Return Loss

Parameter ini mengindikasikan jumlah sinyal yang kembali ke pengirim. Jumlah sinyal kembali ditentukan dengan perbedaan antara impedance kabel atau konektor, yang mana biasanya disebabkan oleh kegagalan konektor atau peregangan kabel yang berlebihan.

- Near End Cross Talk (NEXT)

NEXT menunjukkan sepasang signal output pada return signal dari pasangan yang lain.

- Power Sum NEXT (PSNEXT)

Jumlah dari tiga pasang pada pasangan PSNEXT lainnya.

- The Equal-Level Far-End Crosstalk (ELFEXT)

Nilai FEXT adalah akhir dari setiap jaringan. Pada praktiknya, FEXT sangat mirip dengan NEXT kecuali bahwa ini terjadi di ujung kabel pada sisi penerima.

- Power Sum ELFEXT

Parameter ini adalah jumlah dari nilai FEXT tiga pairs pada pair yang lain.

- Attenuation-to-Crosstalk ratio (ACR)

Perbedaan antara signal loss dan NEXT, yang diukur dalam satuan dB. ACR mengindikasikan loss pada kekuatan sinyal dibandingkan dengan crosstalk pada akhir jaringan.

- Power Sum ACR (PSACR)

PSACR mirip dengan ACR, kecuali PSNEXT digunakan untuk testing.

- DC Loop Resistance

Resistensi terhadap sepasang loop di ujung kabel biasanya dipengaruhi oleh impedance, parameter ini biasanya memiliki dampak yang lebih kecil daripada Insertion Loss, tetapi dalam kasus tertentu, ini memainkan peran penting, misalnya saat menggunakan Power over Ethernet (PoE).

Manfaat dari Fluke Network Cable Test

Fluke Network Cable Test berkontribusi dalam mengurangi biaya maintenance. Dengan menggunakan Fluke Network Cable Test, para teknisi dapat dengan cepat mengidentifikasi potensi masalah dalam jaringan dan memperbaikinya sebelum semakin parah, menghindari biaya perbaikan yang tinggi. Semua ini tentunya memberikan manfaat yang signifikan bagi pengguna yang mengandalkan jaringan ethernet dalam menjalankan aktivitas mereka.

Fluke Network Cable Test berkontribusi dalam mengurangi biaya maintenance. Dengan menggunakan Fluke Network Cable Test, para teknisi dapat dengan cepat mengidentifikasi potensi masalah dalam jaringan dan memperbaikinya sebelum memburuk, menghindari perbaikan yang mahal. Fluke Network Cable Test berperan dalam mengurangi waktu downtime dan mempercepat pemulihan jaringan. Semua ini memberikan manfaat besar bagi pengguna yang mengandalkan jaringan ethernet untuk aktivitas mereka.

LumbaTech menyediakan jasa Fluke Network Cable Test untuk berbagai kebutuhan. LumbaTech selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan jasa yang LumbaTech sediakan dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk disabilitas.

Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat Lumba dapat menghubungi bagian pemasaran LumbaTech melalui nomor WA 0811 880 901. Kami berkomitmen bahwa Sahabat Lumba yang membeli produk sistem keamanan dari LumbaTech akan mendapatkan produk asli, berkualitas, handal, serta pelayanan purna jual yang baik.

Rabu, 09 Agustus 2023

Mengontrol Perangkat Keamanan dengan WiFi: Bagaimana Cara Kerjanya?

WiFi telah menjadi hal umum dalam kehidupan kita saat ini. Secara umum, WiFi digunakan sebagai cara untuk menghubungkan perangkat seperti laptop, tablet, handphone, TV pintar, dan komputer ke internet. Namun, sebenarnya fungsi WiFi tidak terbatas hanya itu saja. WiFi mampu digunakan untuk mengendalikan perangkat sistem keamanan tanpa perlu menggunakan kabel. Melalui protokol bernama TCP/IP, Sahabat Lumba memiliki kemampuan untuk mengendalikan perangkat sistem keamanan dari jarak jauh dan memudahkan dalam proses pemasangan sistem keamanan karena tidak diperlukan perhitungan dan penarikan kabel data.

Pada kesempatan ini, Lumbatech akan menjelaskan apa itu protokol TCP/IP, fungsi protokol TCP/IP, serta cara kerja utama protokol TCP/IP dalam penggunaan pada perangkat sistem keamanan. Jadi, Sahabat Lumba, mari kita telusuri artikel ini bersama-sama.

Apa itu Protokol TCP/IP?

Untuk menghubungkan perangkat keamanan dengan perangkat lain, diperlukan sebuah protokol untuk menjembatani proses komunikasi antar perangkat. Protokol komunikasi yang paling terkenal dan banyak digunakan adalah TCP/IP.

TCP/IP, singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol, adalah protokol standar untuk komunikasi data dalam jaringan komputer. Protokol ini digunakan untuk pertukaran data antara perangkat-perangkat dalam sebuah jaringan internet. Dengan menggunakan TCP/IP, banyak perangkat dapat terhubung dan berinteraksi satu sama lain.

Tugas utama protokol TCP/IP adalah mengatur komunikasi antara perangkat atau pengguna dalam jaringan. Proses pengiriman dan penerimaan data dilakukan dengan aman dan akurat. Sesuai namanya, TCP/IP menggunakan dua protokol, yaitu protokol TCP dan protokol IP.

Fungsi TCP/IP dalam Sistem Keamanan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, TCP/IP berfungsi untuk menghubungkan berbagai perangkat dalam satu jaringan internet agar dapat berkomunikasi. Dalam konteks ini, TCP/IP memungkinkan pengguna memberikan perintah dengan perangkat sistem keamanan dan antar perangkat sistem keamanan menggunakan protokol TCP/IP.

Bagaimana Protokol TCP/IP Bekerja?

TCP/IP adalah protokol yang memungkinkan komunikasi yang lancar. Untuk berkomunikasi, perangkat akan membagi perintah atau data menjadi paket-paket yang akan ditransmisikan ke perangkat tujuan melalui jaringan, baik melalui kabel maupun jaringan nirkabel seperti WiFi. Berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang cara kerja protokol TCP/IP:

1. Pemecahan Data menjadi Paket-Paket Kecil

Sebelum dikirim, data dipecah menjadi paket-paket kecil untuk menjaga keamanan dan kecepatan transmisi. Setiap paket diberi label yang berbeda dan alamat tujuan pengiriman.

2. Pengiriman Paket melalui Router

Paket data yang dikirim melalui sinyal WiFi akan melewati router sebelum sampai ke perangkat tujuan. Router berfungsi sebagai perantara dalam mengantarkan paket data dan menentukan rute pengiriman. Jumlah router bisa bervariasi tergantung ukuran jaringan.

3. Penerimaan Paket di Perangkat Tujuan

Setelah paket data terkirim dan sampai di perangkat tujuan, lapisan TCP/IP akan menjalankan fungsinya masing-masing, mulai dari menerjemahkan sinyal menjadi data hingga menyusun paket-paket data menjadi data atau perintah utuh.

Artikel ini membahas tentang protokol TCP/IP yang digunakan dalam pengoperasian perangkat-perangkat sistem keamanan. Protokol ini berperan penting dalam menyediakan komunikasi yang aman dan efisien antara perangkat dalam sebuah jaringan internet.

LumbaTech menyediakan solusi, produk, serta jasa instalasi dan setting sistem keamanan wireless untuk berbagai tempat. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk mendapatkan solusi sistem keamanan Suprema sesuai dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. LumbaTech selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan jasa yang LumbaTech sediakan dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk disabilitas.

Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat Lumba dapat menghubungi bagian pemasaran LumbaTech melalui nomor WA 0811 880 901. Kami berkomitmen bahwa Sahabat Lumba yang membeli produk sistem keamanan dari LumbaTech akan mendapatkan produk asli, berkualitas, handal, serta pelayanan purna jual yang baik.

Sumber

Selasa, 08 Agustus 2023

Tingkatkan Keamanan dengan Teknologi Computer Vision


 Dewasa ini, Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah berkembang menjadi teknologi yang dipakai di dalam sistem keamanan untuk menggantikan tugas manusia dalam menjaga keamanan. Salah satu ranah di bidang kecerdasan buatan yaitu computer vision sudah banyak terpasang di berbagai jenis perangkat sistem keamanan.

Artikel ini akan membahas tentang computer vision, bagaimana computer vision bekerja, dan contoh penggunaannya dalam sistem keamanan. Sahabat Lumba, yuk kita bahas.

Apa Itu Computer Vision?

Computer vision adalah salah satu ranah Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan yang membuat komputer dan sistem untuk mendapatkan berbagai informasi dengan mengolah dan menganalisis gambar dan video untuk mengenali pola, objek, dan informasi di dalamnya kemudian mengeluarkan saran atau mengambil tindakan berdasarkan informasi tersebut. Ibarat manusia, AI berperan sebagai otak dan computer vision membuat komputer dapat melihat seperti mata manusia.

Bagaimana Computer Vision Bekerja?

Bersama dengan AI, computer vision dapat membuat sebuah komputer belajar untuk melihat dan memahami sesuatu objek. Jika penglihatan manusia menggunakan mata, jaringan saraf, dan otak, computer vision memanfaatkan kamera, data, dan algoritma untuk menyelesaikan tugas dengan lebih cepat. Dapat dibayangkan sebuah sistem yang dilatih untuk, misalnya, mencatat nomor plat kendaraan dan menghitung jumlah kendaraan yang melewati sebuah jalan tol dalam satu menit, yang mana pekerjaan ini tidak mungkin dilakukan oleh manusia sendiri. Secara singkat, computer vision tidak hanya menyamai kemampuan manusia tapi juga mengalahkannya.

Computer vision sangat bergantung dengan banyak data. Melalui analisis berulang, computer vision mempelajari data tersebut dengan saksama hingga dapat membedakan nuance dan akhirnya dapat mengidentifikasi berbagai macam gambar atau objek. Sebagai ilustrasi, saat mengajari komputer untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan, kepolisian harus menyediakan gambar plat nomor kendaraan dan objek-objek yang berhubungan dengan plat nomor kendaraan dalam jumlah yang sangat banyak agar komputer dapat memahami perbedaan secara efektif, yang pada akhirnya komputer dapat mudah mengidentifikasi berbagai plat nomor kendaraan bahkan plat nomor yang fisiknya sudah rusak sekalipun.

Penggunaan Computer Vision dalam Sistem Keamanan

Untuk penggunaan di bidang keamanan, tujuan utama dari computer vision adalah agar pengawasan manusia dapat berjalan secara otomatis. Kemampuan untuk merekam suatu kejadian dan mengubahnya menjadi bentuk digital memberikan peluang untuk mendeteksi ancaman keamanan dengan lebih awal dan lebih awal, mengukur seberapa besar risiko, dan memberikan penilaian keamanan secara real-time.

Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan computer vision dalam sistem keamanan:

Pengenalan Kendaraan dan Plat Nomor Kendaraan

Penggunaan computer vision untuk pengenalan kendaraan dan plat nomor kendaraan dapat ditemukan pada kamera pengawas lalu lintas. Kamera ini menggunakan teknologi Automatic Number Plate Recognition (ANPR) atau Pengenalan Plat Nomor Kendaraan Otomatis yang dan fitur pendeteksi jenis kendaraan untuk mengidentifikasi kendaraan dan menghitung jumlah kendaraan yang melewati sebuah jalanan. Cara kerjanya adalah pertama-tama kamera mendeteksi kendaraan dengan kemampuan mendeteksi objek, mengidentifikasi plat nomor dan ciri kendaraan, lalu mencatat plat nomor kendaraan dengan Optical Character Recognition (OCR). Kamera seperti ini biasanya sudah terhubung dengan database plat nomor kendaraan di kepolisian sehingga dapat digunakan untuk melihat status sebuah kendaraan hanya dari plat nomor kendaraannya saja.

Mendeteksi Orang

Sistem pendeteksian orang menggunakan algoritma pendeteksian objek untuk mendeteksi keberadaan orang di dalam rekaman video. Oleh karena itu, fitur utama dari sistem pengawasan video cerdas adalah pendeteksi deteksi otomatis satu orang dan beberapa orang. Sistem pendeteksi orang juga menyertakan analisis kerumunan untuk memperkirakan seberapa padatan sebuah kerumunan orang dan mengevaluasi interaksi objek bergerak dalam adegan ramai dan tidak ramai (misalnya, pada acara besar).

Mendeteksi Objek Berbahaya dan Senjata

Sistem keamanan memiliki kemampuan dalam mendeteksi barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api, atau barang-barang yang tidak diizinkan penggunaannya. Meskipun barang-barang tersebut dapat luput dari pengawasan karena disebabkan oleh faktor-faktor seperti kondisi pencahayaan di lingkungan sekitar, penempatan kamera, keramaian di suatu tempat, dan berbagai faktor lainnya, sistem seperti ini dapat membantu kerja manusia dalam menjaga keamanan dengan lebih efektif sehingga meningkatkan keamanan pada suatu tempat.

Sistem Keamanan Berbasis Biometrik

Salah satu fitur yang ditawarkan oleh sistem keamanan modern adalah penggunaan biometrik seperti pengenalan wajah, pengenalan retina, dan pemindaian sidik jari. Penerapan teknologi biometrik berperan dalam identifikasi orang secara otomatis. Computer vision dalam sistem ini melakukan tugas-tugas seperti: deteksi orang, pengambilan potongan gambar biometrik secara tepat, dan melakukan pencocokan data biometrik dengan data yang tersimpan dalam database.

Computer vision adalah bagian dari Artificial Intelligence yang memungkinkan komputer mengolah gambar dan video untuk mengenali pola dan objek seperti mata manusia. Computer vision bekerja dengan menggunakan kamera, data, dan algoritma untuk mengenali objek. Ini melibatkan analisis data untuk membedakan nuance dan mengidentifikasi berbagai gambar dan objek. Computer vision digunakan dalam pengawasan keamanan untuk mendeteksi ancaman lebih awal, seperti pengenalan kendaraan, deteksi orang, objek berbahaya, dan biometrik. Ini membantu meningkatkan keamanan dan pengawasan otomatis.

LumbaTech menyediakan solusi sistem keamanan dengan teknologi Artificial Intelligence serta konsultasi dengan untuk mendapatkan solusi sistem keamanan yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. LumbaTech selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan jasa yang LumbaTech sediakan dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk disabilitas.

Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat Lumba dapat menghubungi bagian pemasaran LumbaTech melalui nomor WA 0811 880 901. Kami berkomitmen bahwa Sahabat Lumba yang membeli produk sistem keamanan dari LumbaTech akan mendapatkan produk asli, berkualitas, handal, serta pelayanan purna jual yang baik.

Senin, 07 Agustus 2023

Menghadapi Tantangan Keamanan di Bandara dengan Sistem Akses Kontrol Suprema


Sistem akses kontrol sudah lama digunakan di bandara-bandara. Namun, pesatnya kemajuan teknologi berimbas pada perkembangan sistem akses kontrol yang semakin hari semakin canggih. Kini, sistem kontrol akses terbaru menawarkan fitur-fitur canggih dan keamanan yang lebih terjamin. Hal ini sangat penting mengingat beberapa bagian di bandara bersifat terbatas dan sensitif. Salah satu produsen sistem akses kontrol yang menyediakan solusi untuk bandara adalah Suprema. 

Solusi sistem akses kontrol dari Suprema adalah sistem berbasis biometrik dan/atau RFID, yang menawarkan keamanan yang lebih andal daripada sistem akses kontrol yang hanya menggunakan kartu RFID. Solusi ini menyediakan semua fitur yang dibutuhkan seperti user management, various zone management, elevator management, dan real-time monitoring.

Artikel ini akan menjelaskan tentang sistem akses kontrol Suprema untuk bandara dan penggunaannya untuk menghadapi tantangan keamanan di bandara.

Fitur-fitur Kunci yang Wajib Ada di Sistem Akses Kontrol Bandara

Sebuah sistem akses kontrol bandara harus dapat melakukan tracking, monitoring, dan identifikasi penumpang dan staf bandara secara efektif. Selain itu, sistem akses kontrol bandara juga harus bisa menjamin kelancaran operasional bandara tanpa mengurangi keamanan. Solusi sistem akses kontrol yang lengkap wajib menyertakan perangkat dan reader biometrik, kartu akses, controller, dan berbagai perangkat pendukung.

Sistem akses kontrol harus memisahkan antara penumpang dan staf bandara agar staf bandara dan penumpang dapat bergerak bebas tanpa menimbulkan risiko keamanan bandara.

Solusi Sistem Akses Kontrol Suprema untuk Bandara

Suprema menyediakan solusi menyediakan solusi akses kontrol yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional bandara. Solusi sistem akses kontrol Suprema terdiri dari berbagai hardware seperti: reader (baik berbasis biometrik, berbasis RFID, atau keduanya), controller, dan berbagai hardware pendukung. Selain itu, Suprema menawarkan software BioStar 2 untuk mengendalikan semua hardware Suprema yang telah dipasang. Software ini juga dapat mencatat seluruh aktivitas penggunaan sistem akses kontrol termasuk absensi sidik jari. Untuk yang terakhir dapat diadakan dengan penambahan modul tambahan berupa modul Time and Attendance untuk keperluan absensi staf bandara, penghitungan jam kerja dan penghitungan upah lembur. Sistem akses kontrol Suprema dapat diintegrasikan dengan sistem keamanan lain untuk menambah keamanan bandara dengan menggunakan API.

Akses Kontrol untuk Staf Bandara

Untuk membedakan antara staf bandara dengan penumpang dapat menggunakan biometrik dan/atau kartu akses. Kedua metode tersebut sudah umum digunakan dalam menyaring siapa saja yang bisa mengakses area-area tertentu di bandara di mana hanya staf bandara saja yang diizinkan masuk ke area tertentu.

Area-area di bandara seperti menara kontrol, landasan, hangar, dan apron adalah area yang hanya boleh dimasuki oleh staf bandara. Reader biometrik dan reader kartu akses dapat dipasang di pintu masuk area tersebut. Tidak hanya itu saja, area yang dapat dipasangi akses kontrol adalah area kargo bandara yang mana untuk melindungi area kargo dari para penyelundup dan teroris.

Beberapa perangkat dan reader Suprema yang dapat dipakai untuk kebutuhan ini contohnya seperti BioEntry R2, XPass D2, BioStation 3, BioLinte N2, BioEntry W2, dan lain sebagainya. Beberapa perangkat seperti controller dan modul dapat dipasang untuk mendukung kerja sistem akses kontrol. Perangkat dan reader tersebut terhubung pada sebuah server yang berisi data biometrik dan/atau kartu akses karyawan yang dikendalikan dengan software BioStar 2.

Akses Kontrol untuk Penumpang

Sistem akses kontrol di bandara dapat mengefisienkan proses check-in hingga boarding ke pesawat. Beberapa perangkat Suprema dengan teknologi canggih dan mutakhir dapat digunakan sebagai komponen untuk mesin check-in mandiri, pos pemeriksaan imigrasi, hingga akses kontrol untuk ruang tunggu penumpang kelas eksekutif.

Saat ini banyak negara telah mengeluarkan e-passport (paspor elektronik) untuk warga negaranya, yang berisi data-data biometrik dari pemegang paspor yang sesuai dengan standar ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional). Saat penumpang berada di pos imigrasi, petugas imigrasi dapat memverifikasi penumpang dengan cepat dan akurat dengan berbagai perangkat pemindai seperti contohnya RealPass-N untuk memindai paspor dan RealScan S60, RealScan-G10, RealScan-D, dan RealScan-FC untuk memindai sidik jari penumpang.

Selain untuk mengontrol akses di bandara, sistem akses kontrol Suprema juga dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem keamanan lainnya seperti sistem kamera CCTV, vehicle management, sistem alarm kebakaran, sistem manajemen kendaraan, dan sistem lainnya untuk meningkatkan keamanan area bandara serta kenyamanan dan keselamatan para penumpang dan staf bandara.

Visitor Management

Sistem akses kontrol Suprema dapat berfungsi sebagai visitor management. Ketika ada tamu berkunjung, pihak keamanan bandara dapat meminta pada tamu untuk melakukan registrasi untuk mendapatkan, contohnya, kartu akses atau pengambilan data biometrik, sebagai akses masuk ke area-area terbatas yang ada di bandara.

Pengguna dapat menggunakan perangkat dan reader Suprema untuk mengambil data biometrik atau registrasi kartu akses tamu yang dikendalikan dengan software BioStar 2. Software visitor management system milik pengguna juga dapat terintegrasi dengan software BioStar 2 dengan bantuan API yang sudah disediakan oleh Suprema.

LumbaTech menyediakan solusi, produk, serta jasa instalasi dan setting sistem akses kontrol Suprema untuk kebutuhan di bandara. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk mendapatkan solusi sistem akses kontrol Suprema sesuai dengan kebutuhan dan situasi di lapangan. LumbaTech selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan jasa yang LumbaTech sediakan dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk disabilitas.

Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat Lumba dapat menghubungi bagian pemasaran LumbaTech melalui nomor WA 0811 880 901. Kami berkomitmen bahwa Sahabat Lumba yang membeli produk sistem keamanan dari LumbaTech akan mendapatkan produk asli, berkualitas, handal, serta pelayanan purna jual yang baik.

Sumber

Minggu, 06 Agustus 2023

Mengoptimalkan Efisiensi Bisnis dengan Wireless Calling System


Setiap bisnis membutuhkan sebuah sistem agar dapat berkomunikasi dengan customer-nya secara baik dan efisien. Wireless calling system, kadang disebut juga sebagai wireless paging system, adalah sistem komunikasi yang memungkinkan untuk mengirimkan peringatan atau notifikasi tanpa menggunakan kabel. Wireless calling system umum digunakan di berbagai industri yang berbeda untuk mengefisienkan pelayanan pelanggan.

Sahabat Lumba, artikel ini akan menyajikan tentang apa saja yang Sahabat Lumba perlu ketahui tentang wireless calling system. Yuk, kita simak bersama artikel ini.

Apa Itu Wireless Calling System?

Wireless calling system sebenarnya adalah sistem yang cara kerjanya cukup sederhana. Di dalam sistem tersebut, ada dua komponen penting: transmitter dan receiver yang saling terhubung melalui sinyal radio. Transmitter berperan sebagai "induk" yang mengirimkan pesan ke receiver yang sedang dipegang oleh pelanggan. Sedangkan receiver adalah perangkat untuk menerima sinyal yang dipancarkan oleh transmitter. Receiver bisa hadir dalam bentuk pager atau buzzer. Selain itu, beberapa kasus juga memerlukan repeater sebagai komponen tambahan.

Wireless calling system dapat digunakan di berbagai industri seperti restoran, pelayanan kesehatan, serta perhotelan. Pada industri restoran, customer dapat memanggil waiter tanpa perlu melambaikan tangan. Bagi restoran, sistem ini membantu dalam merespon permintaan customer dengan lebih cepat.

Sementara itu, di sektor pelayanan kesehatan, wireless calling system membantu para dokter dan perawat merespon lebih cepat ketika pasien memanggil mereka, terlebih dalam situasi darurat. Di industri perhotelan, staf hotel dapat memberikan pelayanan lebih baik dengan menggunakan wireless calling system saat tamu hotel membutuhkan pelayanan dari mereka.

Bagaimana Cara Kerja Wireless Calling System Bekerja?

Semua perangkat dalam sistem wireless calling menggunakan sinyal radio, sehingga tidak memerlukan jaringan internet untuk beroperasi. Sistem wireless calling menggunakan setidaknya sebuah transmitter yang memancarkan sinyal radio pada frekuensi tertentu. Baik pager maupun buzzer sudah dilengkapi dengan sebuah receiver bawaan untuk menerima sinyal radio dari transmitter.

Panjang maksimum jangkauan sinyal setiap merek biasanya bervariasi, umumnya antara 60 meter hingga 150 meter. Akan tetapi, jangkauan maksimum ini dapat berkurang saat digunakan di dalam ruangan di mana terdapat penghalang yang dapat mengganggu sinyal dan mengurangi efektivitas receiver seperti tembok, beton, dan logam. Untuk mengatasi masalah ini, terdapat solusi yaitu dengan menggunakan repeater.

Fungsi repeater adalah untuk memperpanjang sinyal radio dari transmitter ke receiver. Sinyal radio tersebut hanya dapat menjangkau jarak tertentu, sehingga jika berada di luar jangkauan sinyal, receiver tidak dapat terhubung dengan transmitter. Repeater sangat berguna dalam penggunaan di dalam ruangan, di mana tembok atau sekat pemisah dapat memperpendek jarak maksimum sinyal radio.

Apa Saja Manfaat Wireless Calling System?

Efisiensi Pelayanan

Seperti yang telah disebutkan, dengan wireless calling system, customer dapat dengan mudah memanggil staf atau waiter tanpa harus kesulitan memanggil mereka. Hal ini membantu mempercepat waktu tanggap dan membuat pelayanan customer menjadi lebih efisien

Pengalaman Customer yang Lebih Baik

Seperti pada poin sebelumnya, wireless calling system dapat meningkatkan pengalaman customer dengan pelayanan yang cepat dan efisien. Sehingga, customer merasa dilayani dengan baik sehingga membuat customer merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.

Penggunaan yang Mudah

Wireless calling system bisa dipasang dan diatur dengan sangat mudah. Cukup pasang transmitter dengan sumber listrik di area yang diinginkan dan hubungkan dengan penerima, maka sistem siap digunakan.

LumbaTech menyediakan solusi, produk, serta jasa instalasi dan setting wireless calling system untuk restoran, fasilitas kesehatan, hotel dan tempat-tempat lainnya. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk mendapatkan solusi wireless calling system yang sesuai dengan kebutuhan Sahabat Lumba. LumbaTech selalu berkomitmen untuk memastikan bahwa produk dan jasa yang LumbaTech sediakan dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk disabilitas.

Untuk informasi lebih lanjut, Sahabat Lumba dapat menghubungi bagian pemasaran LumbaTech melalui nomor WA 0811 880 901. Kami berkomitmen bahwa Sahabat Lumba yang membeli produk sistem keamanan dari LumbaTech akan mendapatkan produk asli, berkualitas, handal, serta pelayanan purna jual yang baik.

Sumber

Jumat, 04 Agustus 2023

Studi Kasus: Nikmati Bepergian Tanpa Antri, Sistem Check In Mandiri di Stasiun Kereta


Bagaimana cara sistem check-in mandiri di stasiun kereta api berfungsi? Jika Sahabat Lumba merupakan penggemar perjalanan menggunakan kereta api, mungkin pertanyaan ini pernah terlintas di pikiran Sahabat Lumba ketika mencetak boarding pass sebelum masuk ke peron untuk menunggu kereta.

Dalam artikel ini, Lumbatech akan mengupas cara kerja sistem check-in mandiri kereta api. Sistem ini adalah salah satu bagian penting dalam proses perjalanan kereta api, yang memastikan setiap penumpang sudah memiliki tiket sebelum naik ke dalam kereta.

Pengertian Check-In Mandiri Stasiun Kereta Api

Sebelum kita membahas cara kerja sistem check-in mandiri di stasiun kereta api, mari bahas pengertiannya. Secara singkat, sistem check-in mandiri di stasiun kereta api adalah proses mendapatkan boarding pass tanpa bantuan petugas dan verifikasi data penumpang sebelum naik ke kereta. Check-in di stasiun kereta api menggunakan mesin stand-alone atau perangkat komputer, yang dilengkapi dengan perangkat seperti printer untuk mencetak boarding pass, scanner untuk memindai barcode kode tiket, sampai timbangan untuk mengukur berat bagasi penumpang. Mesin dan perangkat komputer untuk check in di stasiun kereta api biasanya terletak di dekat pintu masuk gedung stasiun

Tujuan dari check in ini adalah memastikan penumpang yang akan naik sudah membeli tiket resmi. Sistem ini biasanya terdiri dari perangkat komputer yang berisi software dengan interface yang sangat mudah digunakan. Hal ini untuk keselamatan dan kenyamanan penumpang dan juga para petugas di dalam kereta.

Cara Kerja Sistem Check-In Mandiri Kereta Api

Proses check-in mandiri kereta ini dimulai ketika calon penumpang melakukan reservasi secara online melalui situs resmi perusahaan kereta, mitra perusahaan kereta, atau membeli langsung di loket stasiun. Saat calon penumpang membeli tiket, dia akan memasukkan data-data seperti identitas calon penumpang, stasiun asal dan tujuan, nama kereta, kelas kereta, jadwal keberangkatan, dan jumlah tiket yang ingin dibeli. Setelah itu, penumpang akan melakukan pembayaran untuk mendapatkan kode pemesanan yang nantinya akan ditukarkan dengan boarding pass saat proses check-in mandiri di stasiun kereta api. Data-data tersebut akan tersimpan di dalam sistem reservasi tiket perusahaan kereta.

Sebelum melakukan proses check-in mandiri, penumpang diminta untuk memasukkan kode booking ke mesin atau komputer check-in mandiri yang terhubung dengan sistem reservasi tiket perusahaan kereta api. Jika kode booking cocok dengan data di sistem reservasi tiket, sistem check in akan mengambil data calon penumpang dan menampilkannya di layar komputer di kios check-in mandiri di stasiun kereta api. Selanjutnya, penumpang dapat mencetak boarding pass yang akan diperiksa oleh petugas stasiun sebelum memasuki peron untuk menunggu kedatangan kereta.

Manfaat Sistem Check-In Mandiri Kereta Api

Hadirnya sistem check-in mandiri kereta api memberikan berbagai keuntungan bagi para penumpang dan juga perusahaan kereta api. Berikut beberapa manfaat dari sistem check in di stasiun kereta api, di antara lain

1. Kemudahan dan Efisiensi

Dengan adanya sistem check-in mandiri mandiri, para penumpang akan merasakan kemudahan tanpa perlu mengantri untuk melakukan proses check-in mandiri secara manual. Mereka hanya perlu melakukan beberapa kali klik dan sudah dapat naik ke dalam kereta api. Jadi, tidak perlu repot lagi dan semuanya dapat dilakukan dengan mudah.

2. Mengurangi Penggunaan Kertas

Sekarang, sistem check-in mandiri kereta api sudah menyediakan pilihan metode paperless, yang memungkinkan penumpang untuk tidak perlu mencetak boarding pass kertas sebab tersedia juga boarding pass elektronik. Ini memberikan dampak positif bagi lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah kertas.

Selain itu, sistem paperless juga memudahkan penumpang kereta api karena penumpang hanya perlu menunjukkan kode boarding pass elektronik mereka, sehingga akan mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan pada boarding pass kertas. Dengan mengadopsi sistem paperless dalam check-in mandiri kereta api, kita dapat berkontribusi dalam menjaga keindahan lingkungan dan mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan.

3. Mengurangi Biaya Operasional

Sistem check-in mandiri stasiun kereta api memberikan manfaat signifikan dalam penghematan biaya operasional. Sistem ini bekerja secara otomatis sehingga tidak memerlukan banyak tenaga manusia untuk mengoperasikannya.

Selain itu, keuntungan lain dari sistem ini adalah tidak adanya keharusan untuk menyediakan petugas secara terus menerus selama 24 jam. Dengan adanya sistem yang berfungsi secara otomatis, kehadiran petugas dapat diatur dengan lebih efisien sesuai dengan kebutuhan, sehingga dapat mengurangi biaya operasional.

Sebagai perusahaan system integrator di bidang sistem keamanan, LumbaTech menyediakan solusi sistem check in yang dapat digunakan di terminal bis, bandara, stasiun kereta api, dan tempat-tempat lainnya. LumbaTech juga menyediakan berbagai perangkat keamanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Sahabat Lumba.. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Sahabat Lumba.

Hubungi bagian pemasaran LumbaTech di nomor WA 0811 880 901 untuk informasi lebih lanjut. Dapatkan produk asli, berkualitas, dan handal serta pelayanan purna jual terbaik. Kami berkomitmen menyediakan sistem keamanan dan jasa yang nyaman digunakan oleh semua, termasuk disabilitas.

Sumber

Kamis, 03 Agustus 2023

Studi Kasus: Tingkatkan Efisiensi Restoran dengan Self Service Restaurant Kiosk

Teknologi telah mengubah cara kita memesan makanan dan minuman di restoran. Salah satu teknologi yang digunakan dalam hal ini adalah self service restaurant kiosk. Penggunaan teknologi ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan pelayanan restoran, serta berpotensi meningkatkan pendapatan bagi restoran tersebut.

Dalam artikel kali ini, Lumbatech akan mengulas tentang self service restaurant kiosk, bagaimana self service restaurant kiosk bekerja, serta manfaat yang akan didapat restoran dengan menggunakan teknologi ini. Sahabat Lumba, yuk kita bahas bersama-sama.

Apa Itu Self Service Restaurant Kiosk?

Seperti yang Sahabat Lumba lihat dari namanya, self service restaurant kiosk memungkinkan customer untuk memesan makanan dan membayarnya sendiri tanpa perlu bertemu langsung dengan kasir. Cara ini memungkinkan customer untuk memesan dan membayar pesanan mereka sendiri.

Self service restaurant kiosk sendiri adalah perangkat dengan layar sentuh, terintegrasi dengan sistem POS restoran, yang memudahkan customer membuat pesanan makanan dan minuman dan membayarnya dengan kartu debit, kartu kredit, ataupun dompet digital. Self service restaurant kiosk membuat proses pemesanan makanan dan minuman menjadi lebih mudah bagi customer dan restoran itu sendiri.

Bagaimana Self Service Restaurant Kiosk Bekerja?

Saat sampai di restoran, customer dapat menggunakan perangkat self service restaurant kiosk yang terhubung dengan sistem POS restoran untuk memilih makanan dan minuman yang tampak pada layar kiosk. Customer dapat memilih makanan dan minuman yang mereka mau, kemudian membayarnya tanpa perlu berhadapan dengan kasir. Setelah itu, pesanan customer akan langsung disampaikan ke dapur dan para juru masak dapat melihat pesanan customer melalui monitor yang ada di dapur. Begitu makanan siap, customer akan dipanggil untuk mengambil pesanan mereka

Sistem seperti ini memudahkan customer dalam melihat status pesanan mereka dan perkiraan waktu kapan pesanan mereka sudah siap, berkat self service restaurant kiosk yang terhubung dengan sistem POS restoran.

Manfaat dari Self Service Restaurant Kiosks

Self service kiosks menawarkan sejumlah manfaat bagi customer dan restoran. Adapun beberapa manfaat utamanya adalah seperti berikut:

1. Self service kiosk mempermudah customer dan pemilik restoran

Customer dapat melakukan pemesanan makanan dan pembayaran pesanan secara lebih mudah dan cepat berkat cara penggunaannya yang sangat mudah. Di sisi lain, restoran memperoleh manfaat dalam hal meningkatkan pelayanan terhadap customer sebab proses pemesanan makanan dilakukan secara otomatis. Restoran tidak perlu mempekerjakan kasir lagi dan mengalihkan karyawan restoran untuk hal-hal lainnya seperti membantu pekerjaan di dapur atau mengantarkan pesanan untuk para customer.

2. Customer dapat memesan apa yang mereka inginkan

Hal ini berarti customer dapat melakukan modifikasi atau menyesuaikan pesanan mereka sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka sendiri. Seperti contoh, mereka dapat memesan makanan dengan takaran garam yang lebih rendah daripada takaran normal tanpa repot-repot menyebutkan ke koki restoran.

3. Self service kiosk mengurangi kesalahan dalam pemesanan

Selama bertahun-tahun, kesalahan pencatatan pesanan merupakan masalah yang ada di setiap restoran di manapun berada, khususnya restoran makanan cepat saji. Hal ini akan mempengaruhi kepuasan customer dan membuat reputasi restoran menjadi kurang baik apabila customer mendapatkan makanan yang tidak sesuai dengan pesanan mereka. Penggunaan self service kiosk memastikan pesanan mereka dibuat dengan tepat dan akurat.

4. Meningkatkan kecepatan layanan

Self service kiosk membuat restoran dapat melayani lebih banyak customer dalam waktu yang lebih singkat daripada menggunakan cara manual. Hal ini akan mengurangi waktu tunggu yang berujung pada peningkatan kepuasan customer. 

5. Sebagai sarana promosi dan up-selling

Restoran dapat menggunakan self service restaurant kiosk untuk menampilkan promosi-promosi yang sedang berjalan dan mendorong customer untuk mencoba menu menu tertentu atau menambahkan item tambahan ke pesanan mereka.

LumbaTech menyediakan solusi self service restaurant kiosk yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan bisnis Sahabat Lumba. Sahabat Lumba dapat berkonsultasi dengan LumbaTech untuk menemukan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan Sahabat Lumba.

Hubungi bagian pemasaran LumbaTech di nomor WA 0811 880 901 untuk informasi lebih lanjut. Dapatkan produk asli, berkualitas, dan handal serta pelayanan purna jual terbaik. Kami berkomitmen menyediakan sistem keamanan dan jasa yang nyaman digunakan oleh semua, termasuk disabilitas.

Sumber

Rabu, 02 Agustus 2023

Studi Kasus: Cara Kerja Sistem Akses Kontrol Terintegrasi dengan Visitor Management System Perusahaan Melalui Middleware

Sistem akses kontrol adalah salah satu cara efektif untuk meningkatkan keamanan gedung perkantoran, sebab itu sudah menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan. Sistem ini sangat efektif dalam mengamankan gedung perkantoran beserta karyawan dan aset-aset di dalamnya. Sistem akses kontrol akan membantu mengontrol akses masuk dan keluar seseorang ke berbagai ruangan di dalam gedung perkantoran.

Perusahaan sangat membutuhkan sistem akses kontrol di gedung perkantoran mereka. Sistem ini bertujuan untuk menjaga dan melindungi karyawan serta aset-aset di dalamnya, dengan cara menentukan siapa saja yang boleh dan tidak boleh masuk ke sebuah ruangan.

Dengan demikian, perusahaan bisa memastikan hanya orang tertentu saja yang bisa masuk ke beberapa ruangan yang berisi hal-hal sensitif seperti ruang arsip, server, dan lain sebagainya. Jadi, memasang sistem akses kontrol akan mengurangi risiko pencurian, kehilangan, kerusakan data serta masuknya orang tidak berizin di area gedung

Salah satu project integrasi akses kontrol yang sedang dikerjakan Lumbatech adalah solusi integrasi sistem akses kontrol dengan visitor management system internal perusahaan di sebuah perusahaan swasta jasa telekomunikasi satelit di Indonesia. Seperti apa solusi integrasi yang ditawarkan Lumbatech dan bagaimana cara kerja dari solusi tersebut? Yuk, simak artikel yang satu ini.

Tujuan Pengerjaan Project

Tujuan yang ingin dicapai dalam pengerjaan project ini adalah peningkatan keamanan area gedung kantor melalui sebuah sistem akses kontrol yang terintegrasi dengan visitor management system milik klien yang sudah terpasang sebelumnya. Untuk tahap awal, mereka berencana memasang sistem akses kontrol terintegrasi dengan visitor management system di kantor mereka yang ada di Jakarta.

Solusi Integrasi yang Ditawarkan LumbaTech

Untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, Lumbatech menyajikan solusi akses kontrol yang meliputi reader dengan perangkat pendukungnya, serta perangkat lunaknya. Ditambah dengan perangkat lunak khusus yang berfungsi sebagai middleware untuk mengintegrasikan sistem akses kontrol dengan visitor management system yang telah terpasang sebelumnya. Middleware berperan sebagai perantara antara sistem yang berbeda, memungkinkan komunikasi dan interaksi di antara keduanya.

Pada sistem akses kontrol ini, Lumbatech menggunakan merek Suprema dari Korea Selatan, yang terdiri dari perangkat Suprema FaceStation F2 beserta aksesoris pendukung. Perangkat lunak yang digunakan adalah Suprema BioStar 2 untuk mengontrol akses dan mengatur izin masuk atau keluar ruangan, serta mencatat aktivitas yang terjadi.

Dengan solusi ini, perusahaan dapat memiliki sistem akses kontrol yang handal dan efisien, memberikan perlindungan maksimal untuk keamanan dan manajemen pengunjung dengan lebih baik. Semua ini dihadirkan dengan teknologi terkini dari merek Suprema, yang telah sudah dikenal kredibel dan performanya yang baik.

Alur Kerja Sistem

Sebelum berkunjung, pengunjung harus melakukan registrasi di dalam visitor management system perusahaan untuk mendapatkan QR code. QR code ini akan di-scan menggunakan perangkat Suprema F2. Setelah itu, sistem akses kontrol akan mengirimkan QR code tersebut ke visitor management system perusahaan melalui bantuan middleware. Visitor management system akan menentukan apakah pengunjung diizinkan masuk atau tidak. Jika diizinkan, visitor management system akan mengirimkan kode One-Time Password (OTP) ke handphone pengunjung yang berlaku dalam rentang waktu yang sudah ditentukan untuk dimasukkan ke sistem melalui perangkat Suprema FaceStation F2, sehingga pengunjung dapat masuk ke area kantor perusahaan tersebut.

Manfaat dari Sistem Akses Kontrol Terintegrasi dengan Visitor Management System melalui Middleware

Sistem akses kontrol yang terintegrasi dengan visitor management system melalui middleware memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan. Middleware berperan sebagai penghubung antara kedua sistem yang berbeda, sehingga keduanya dapat terkoneksi dan beroperasi secara bersamaan. Selain meningkatkan keamanan kantor secara keseluruhan, sistem akses kontrol ini juga memberikan kemampuan untuk mencatat log data kunjungan pengunjung yang masuk maupun keluar dari area kantor.

Sebagai perusahaan system integrator di bidang sistem keamanan, LumbaTech menyediakan solusi integrasi sistem keamanan lainnya untuk berbagai tempat seperti: perkantoran, pergudangan, institusi pendidikan, dan tempat-tempat lainnya. LumbaTech juga menyediakan berbagai perangkat keamanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Sahabat Lumba.. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Sahabat Lumba.

Hubungi bagian pemasaran LumbaTech di nomor WA 0811 880 901 untuk informasi lebih lanjut. Dapatkan produk asli, berkualitas, dan handal serta pelayanan purna jual terbaik. Kami berkomitmen menyediakan sistem keamanan dan jasa yang nyaman digunakan oleh semua, termasuk disabilitas.

Sumber

Selasa, 01 Agustus 2023

Studi Kasus: Cara Kerja Visitor Management System di Gudang Ekspedisi


Keamanan area pergudangan menjadi prioritas utama bagi perusahaan ekspedisi. Salah satu cara untuk mencapai itu ialah menggunakan visitor management system atau VMS. Visitor management system  sendiri adalah sistem dengan tujuan utama mengelola manajemen tamu dengan lebih efisien.

Perusahaan ekspedisi sangat membutuhkan visitor management system di gudang mereka untuk menjaga dan melindungi paket yang akan dikirim ke konsumen dan juga menjamin keamanan para pekerja di dalam gudang. Perusahaan ekspedisi bisa mencatat dan mengatur keluar masuk pengunjung, memastikan hanya orang yang diberi izin saja yang dibolehkan masuk ke area gudang. Jadi, akan mengurangi risiko pencurian, kehilangan, kerusakan paket serta masuknya orang tidak berizin di area gudang.

Salah satu proyek visitor management system yang pernah dikerjakan Lumbatech adalah instalasi visitor management system dan akses kontrol di sebuah area pergudangan dari perusahaan ekspedisi multinasional yang terletak di Bekasi

Latar Belakang Penggunaan Sistem VMS

Nah, kenapa sampai memakai visitor management system? Jadi, sebelum adanya visitor management system dan akses kontrol, ada prosedur keamanan sebelum masuk ke dalam gudang yang dikerjakan secara manual. Prosedur yang dilakukan seperti memeriksa suhu tubuh dengan termometer tembak, dilanjut dengan tukar kartu identitas dengan kartu visitor di meja petugas keamanan. Kemudian petugas keamanan akan melakukan body checking sebelum pengunjung masuk ke dalam gudang.

Namun, prosedur seperti itu dianggap kurang efisien dan memakan waktu sebab petugas keamanan harus memeriksa ratusan orang secara manual. Oleh sebab itu, perusahaan ekspedisi memasang visitor management sistem yang terintegrasi dengan akses kontrol supaya proses keluar masuk tamu dan karyawan di area gudang dapat berjalan lebih tertib dan efisien tanpa mengorbankan keamanan gudang itu sendiri.

Solusi yang Dipilih Perusahaan

Perusahaan ini memilih menggunakan solusi berupa aplikasi sistem VMS dan akses kontrol berbasis web terintegrasi yang diinstal pada PC server dan PC client. Sistem VMS dan akses kontrol terdiri dari sebuah software VMS dan akses kontrol serta berbagai hardware pendukung seperti PC server dan PC client, face recognition device dengan modul pendeteksi suhu tubuh, turnstile gate, dan juga walk through metal detector.

Kemudian, bagaimana sistem VMS dan akses kontrol bekerja? Prinsip utamanya, sistem akan memberikan akses masuk kepada orang yang identitas dan wajahnya sudah terdaftar dalam database sistem dan suhu tubuh di bawah 37oC.

Ketika seorang pengunjung tiba di area gudang, petugas keamanan akan mencatat tujuan kedatangan dan identitas pengunjung. Petugas keamanan akan memfoto wajah untuk didaftarkan ke dalam database. Sebelum memasuki gudang, pengunjung berdiri di depan perangkat pengenalan wajah untuk memverifikasi identitas, sementara modul pendeteksi suhu tubuh akan menampilkan suhu badan. Setelah verifikasi berhasil, sistem akan memberikan perintah pada turnstile gate untuk terbuka sehingga orang dapat melewatinya untuk masuk ke dalam gudang. Selain itu, terdapat juga walkthrough metal detector yang berfungsi untuk mendeteksi kemungkinan benda logam pada siapapun yang masuk dan keluar gudang.

Manfaat dari Sistem Visitor Management System yang Terintegrasi dengan Akses Kontrol

Visitor management system dengan akses kontrol memberikan kemudahan bagi petugas keamanan. Dengan sistem ini, aktivitas keluar masuk pengunjung dan karyawan dapat dilacak dengan lebih mudah. Selain itu, perusahaan dapat mengambil data yang terekam untuk mengetahui durasi kerja setiap karyawan dan membantu dalam penghitungan upah lembur karyawan.

Sebagai perusahaan di bidang sistem keamanan, LumbaTech menyediakan solusi visitor management system dan solusi keamanan lainnya untuk berbagai tempat seperti: perkantoran, pergudangan, institusi pendidikan, dan tempat-tempat lainnya. LumbaTech juga melayani integrasi sistem keamanan yang sudah terpasang. Sahabat Lumba dapat melakukan konsultasi dengan LumbaTech untuk menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Sahabat Lumba.

Hubungi bagian pemasaran LumbaTech di nomor WA 0811 880 901 untuk informasi lebih lanjut. Dapatkan produk asli, berkualitas, dan handal serta pelayanan purna jual terbaik. Kami berkomitmen menyediakan sistem keamanan dan jasa yang nyaman digunakan oleh semua, termasuk disabilitas.

Sumber